Tampilkan postingan dengan label pria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pria. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 November 2013

Pria Vietnam Hampir Kehilangan Kelamin karena Suntik Silikon

Seorang pria dari Quy Nhon, Vietnam, hampir kehilangan kelaminnya (penis) gara-gara suntik silikon. Prosedur pembesaran penis itu membuatnya mengalami tumor di kelamin.

Dokter di rumah sakit umum di Provinsi Binh Dinh berusaha keras saat memotong tumor yang disebabkan silikon di penis. Operasi berlangsung selama dua jam dan melibatkan dua Androlog terkemuka di China, Dr Huynh Van Nghia dan Dr Dang Tuan Hai.


Seperti dikutip VietnamNet, Sabtu (14/9/2013), para dokter memotong kulit penis yang ada tumor silikon dan `menimbun` penis di bawah skrotum. Tiga bulan setelah operasi, pasien harus menjalani operasi kedua untuk merekonstruksi penisnya.

Dr Huynh Van Nghia mengatakan bahwa ini adalah operasi tumor silikon pertama di rumah sakit.
Pada 4 September, pasien berinisial LTM dirawat di rumah sakit karena tumor besar, edema, dan proliferasi pembuluh darah yang disebabkan suntikan silikon ke dalam penis untuk menambah ukuran. Saat pemeriksaan, dokter menemukan banyak tumor di penis dan kulup pasien yang menyebabkan rasa sakit. Ukuran tumor sekitar 3x3 cm.

Menurut pasien, tiga tahun lalu ketika bekerja di Thailand, ia menyuntikkan silikon ke penisnya atas saran teman-temannya demi memperbesar ukuran. Pada awalnya, ukuran penis pria itu memabng bertambah tapi kemudian bentuk dan ukurannya berubah menjadi aneh.
Pria itu menjadi takut karena sebulan lalu ia baru menikah dan tak bisa melakukan hubungan seks.

Sabtu, 23 November 2013

Alasan Mengapa Pria Pria Lebih Genit pada Wanita Berbaju Merah

Merah sering diasosiasikan dengan sifat berani. Namun tidak semua orang berani memakai pakaian berwarna merah, karena warna yang membara ini membuat orang lebih cepat memperhatikan Anda.

http://www.metrotvnews.com/image.php?image=bank_images/actual/22215.jpg

Namun memang inilah kunci untuk membuat pria tertarik pada Anda. Menurut penelitian, perempuan berpakaian merah tak hanya terlihat lebih menarik, tetapi juga membuat pria di sekitarnya menjadi lebih perhatian, lebih genit, dan ingin mengenal Anda lebih jauh.

Kesimpulan ini didapatkan setelah para peneliti menunjukkan foto perempuan yang wajahnya lumayan menarik, dengan atasan berwarna merah, kepada sekelompok mahasiswa. Kelompok yang lain ditunjukkan foto perempuan tersebut mengenakan baju biru. Para responden kemudian ditanya, jika bertemu perempuan itu, pertanyaan apa yang ingin mereka ajukan.


Ternyata, mereka yang ditunjukkan foto saat perempuan itu memakai baju merah, cenderung memilih pertanyaan yang lebih menggoda, demikian dilaporkan
The European Journal of Social Psychology.

Dalam pengujian kedua, para pria ditunjukkan foto-foto, dan diberi kesempatan untuk berbicara dengan perempuan di dalam foto ketika mereka berada di ruangan pribadi. Masing-masing pria diminta untuk mengambil satu dari dua kursi, dan duduk di hadapan perempuan itu bila ia datang. Pria yang telah melihat foto dimana perempuan itu mengenakan pakaian merah, ternyata meletakkan kursinya lebih dekat ke kursi dimana perempuan itu diperkirakan akan duduk. Dengan kata lain, para pria itu ingin mendekat lebih jauh.

Para peneliti meyakini bahwa fenomena ini berakar dari evolusi, dimana merah menunjukkan peluang untuk mencari pasangan. Dalam dunia hewan, merah seringkali merupakan sinyal bahwa si betina berada dalam kondisi paling subur. Contohnya, babon dan simpanse betina memerah dengan jelas ketika mendekati masa ovulasi.

Karena itu, Niesta Kayser, peneliti dari University of Rochester di New York menyarankan kaum perempuan untuk mengenakan atasan atau gaun merah bila hendak berkencan dengan pria yang disukainya. "Perempuan juga lebih mungkin untuk berhasil dalam kencan
online, ketika mereka mengunggah foto mereka dalam pakaian merah," katanya.

Nah, meskipun Anda sudah berusaha maksimal dengan pakaian merah Anda, lebih baik Anda tetap berhati-hati. Jangan sampai Anda mengorbankan identitas Anda hanya demi mendapatkan pria. Anda tetap harus mengenal pria ini lebih jauh. Atau, kenakan saja pakaian merah ketika suami sedang berulang tahun. Dijamin dia bakal makin cinta!

sumber http://female.kompas.com/read/xml/2010/10/21/11404025/Pria.Lebih.Genit.pada.Perempuan.Berbaju.Merah-12

Minggu, 17 November 2013

10 Hal yang Membuat Seorang Pria Bahagia

Kompas - Semua manusia pasti ingin bahagia, tetapi yang jadi masalah adalah, kita sering gagal mencari kebahagiaan di tempat yang salah. Seandainya ada resep kebahagiaan, semua orang pasti sudah antre membeli. Sementara para ahli mencari resep itu, kita intip yuk, 10 hal yang membuat seorang pria bahagia dari kacamata dr Nick Powdthavee, pengarang The Happinness Equation: The Surprising Economics of Our Most Valuable Asset.

10. Menjadi yang terutama

"I I wanna be a billionaire so fricking bad/ Buy all of the things I never had/ Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine/ Smiling next to Oprah and the Queen," begitu lirik lagu Billionaire yang dinyanyikan Travie McCoy bersama Bruno Mars. Jelas sudah, menjadi orang kaya adalah keinginan semua orang. Bukan berlaku tidak bersyukur, tetapi melalui penelitian, hal itu benar terlihat dan wajar.


Menurut Robert Frank, profesor ekonomi di universitas Cornell, pria lebih peduli terhadap penghasilan orang lain ketimbang penghasilannya sendiri. Menurut pengamatannya, kenaikan gaji hanya memberi sedikit kebahagiaan jika ranking urutan pemasukan masih sama seperti sebelumnya, yakni di bawah teman-teman yang lain. Dengan kata lain, pria akan lebih bahagia jika ia menjadi ikan terbesar dalam kolam kecil.


9. Seks

Sudah tidak mengejutkan lagi. Dua orang ekonom asal Inggris, David Blanchflower dan Andrew Oswald, melakukan studi statistik hubungan antara kebahagiaan seseorang dengan aktivitas seksual mereka di Amerika Serikat. Ditemukan, orang yang melakukan hubungan seks secara rutin dalam seminggu, misal 4 kali dalam seminggu menempati daftar orang-orang yang bahagia. Pria juga menikmati seks lebih baik ketimbang wanita. 


Secara keseluruhan, hasil penelitian itu mengisyaratkan, seks membuat seseorang lebih bahagia. Entah seks membuat seseorang bahagia atau orang bahagia membuat orang lebih banyak berhubungan seksual. Kedua pernyataan itu cukup valid.


8. Menjadi muda atau tua

Menurut Powdthavee, ada bukti yang menunjukkan bahwa kebahagiaan berbentuk seperti huruf U. Umumnya, kebahagiaan seorang pria bermula ketika ia muda, kemudian terus menurun saat kita makin menua, mencapai level paling rendah ketika kita mencapai usia 40-an, lalu naik kembali. Sama halnya dengan depresi, yang mencapai puncaknya ketika berusia 40-an. Umumnya, karena hal inilah terjadi krisis paruh baya.

7. Tinggal dekat kantor

Penelitian ini justru ditemukan ketika mencari hal-hal yang membuat seorang pria merana. Menurut para ekonom di Swiss, Bruno Frey dan Alois Stutzer, waktu yang kita habiskan menuju dan dari kantor ke tempat tinggal menyebabkan stres yang sangat tinggi. Bahkan beban jarak itu sulit terkompensasi dengan kenaikan gaji sekali pun. Apalagi jika ternyata biaya ongkos dari dan menuju kantor dan rumah itu memakan sebagian besar gajinya, belum ditambah dengan pengorbanan waktu untuk berjauhan dari anggota keluarganya dalam waktu lama.


6. Pernikahan

Menurut statistik, pernikahan ternyata baik untuk kesehatan seorang pria. Pria yang menikah mengalami penurunan risiko kematian sebanyak 9 persen ketimbang pria yang tidak menikah. Pria yang sudah menikah juga secara signifikan lebih bahagia ketimbang tidak menikah, tinggal bersama, berpisah, duda, atau melajang.


5. Menjadi relawan

Kemampuan membantu orang lain ternyata mampu membuat seorang pria merasa lebih bahagia. Hal ini ditemukan oleh ekonom Stephen Meier dan Alois Stutzer. Menurut mereka, para relawan merasa lebih puas dengan hidupnya ketimbang mereka yang bukan relawan.

4. Memiliki pekerjaan yang disukai, berapapun gajinya

Ternyata, bisa melakukan pekerjaan yang disukai, seberapa pun gajinya bisa dibilang salah satu komponen penting dalam mencapai hidup bahagia. Mihaly Csikszentmihalyi, psikolog, mengatakan, melakukan pekerjaan yang disukai bisa memproduksi sebuah bentuk konsentrasi yang sangat fokus dan penyerapan yang sangat tinggi. Saat mencapai hal ini, kita akan merasa sangat kuat, bersemangat, tak merasa sulit untuk mengendalikan diri, dan sangat puas akan diri sendiri. Hal-hal ini tidak bisa dibeli dengan uang.

3. Pasangan yang bahagia

Salah satu kunci pernikahan yang bahagia adalah pasangan yang bahagia. Ternyata, kebahagiaan bisa menular kepada pasangan. Secara rata-rata, kita 8 persen akan merasa lebih bahagia dengan hidup kita jika pasangan kita merasa bahagia akan hidupnya. Itu adalah salah satu alasan kita mencoba menjaga pasangan kita tetap sehat dan bahagia.


2. Kesehatan yang baik

Salah satu faktor kebahagiaan di segala data, adalah kesehatan. Memiliki pikiran dan tubuh yang sehat mengkontribusikan kebahagiaan yang cukup besar, dan kesehatan yang buruk bisa menyebabkan sedih yang luar biasa. Namun, apa yang tak banyak diketahui adalah, persepsi mengenai sehat atau tidaknya kita sebagian tergantung pada jumlah orang yang bisa kita bagi mengenai masalah kesehatan kita. Ternyata, kita tak akan terlalu merasa sedih atau "down" jika banyak teman kita yang juga mengalami masalah kesehatan yang sama.

1. Teman-teman

Bisa menghabiskan waktu dengan teman-teman terdekatnya ternyata menempati posisi terutama dari kebahagiaan seorang pria. Waktu yang bisa ia habiskan bersama temannya adalah aktivitas yang memproduksi serotonin yang konstan dan banyak, satu dari 1 hormon yang bertanggung jawab dalam membuat seseorang merasa bahagia.